Written by  2013-06-07

Prodi Seni Karawitan

(0 votes)

Program Studi Seni Karawitan ISBI Bandung

Dua tahun setelah berdirinya ASTI Bandung (1970), Yayasan Cangkurileng pimpinan Koko Koswara berinisiatif mendirikan Akadei Seni Karawitan Indonesia (ASKI) mengingat potensi kesenian di Jawa Barat sangat beraneka ragam. ASKI Bandung dibawah pimpinan Koko koswara ini kemudian bergabung dengan ASTI Bandung, sehingga pada tahun 1973 ASKI Bandung menjadi Jurusan Karawitan di ASTI Bandung.

Tahun 1973 hingga tahun 1980, Koko Koswara memimpin Jurusan Karawitan dalam kondisi yang belum memadai, baik sarana dan prasarana maupun tenaga pengajarnya. Pada periode ini pengajar tetap Jurusan Karawitan sangat terbatas.Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, dilakukan pemindahan beberapa tenaga pengajar dai KOKAR Bandung, juga mengangkat tenaga dosen luar biasa dari seniman alam. Tenaga dosen luar biasa yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya selama Jurusan Karawitan dipimpin oleh Koko Koswara diantaranya: Oman Suanda, Idjun, Entjar Tjarmedi, dan Nandang R Barmaya. Sedangkan tenaga tetap Karawitan, pindaha KOKAR Bandungyaitu Tatang Suryana, Maman Suaman, Pandi Upandi. Kemudian pengajar baru yaitu Herri Petrus Rorong,Enip Sukanda, Emmy Sukanda, dan I Made Sudana. Pada saat dilakukan akreditasi melalui BAN-PT, nomenklatur Jurusan Karawitan menjadi Program Studi Seni Karawitan. 

 

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6