Written by  2013-06-07

Prodi Seni Karawitan

(1 Vote)

Program Studi Seni Karawitan ISBI Bandung

1.      Sejarah Jurusan

Kehadiran Jurusan Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, tidak terlepas dari jasa seorang seniman Sunda bernama Koko Koswara, yang dikenal dengan sebutan Mang Koko. Tahun 1973, Yayasan Cangkurileung pimpinan Mang Koko berinisiatif mendirikan Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) di Bandung, yang pada tahun 1974 bergabung dengan ASTI Bandung menjadi Jurusan Karawitan. Proses kelahirannya seperti itu menyebabkan munculnya dua pendapat tentang tahun kelahiran Jurusan Karawitan, yaitu yang berpendapat pada tahun pada 1973 dan yang berpendapat pada tahun 1974. Menyikapi kedua pendapat itu, pada akhirnya Jurusan Karawitan menetapkan bahwa kelahiran Jurusan Karawitan adalah tahun 1973, dengan alasan bahwa ASKI Bandung yang digagas oleh Mang Koko adalah tonggak sejarah awal mula lahirnya Jurusan Karawitan.

Jurusan Karawitan di ASTI Bandung pertama kali diketuai oleh Koko Koswara  dari tahun 1974 sampai dengan tahun 1980. Pada saat itu, kondisi Jurusan Karawitan masih sangat terbatas, baik dilihat dari sarana dan prasarana, tenaga pendidik (dosen), maupun kurikulumnya. Dosen tetap Jurusan Karawitan pada saat itu sangat terbatas, di antaranya adalah Atik Soepandi, Mamur Danasasmita, Herri Petrus Rorong, Enip Sukanda, I Made Sudana,  Emmy Simarmata dan beberapa guru KOKAR (saat ini SMKN 10) Bandung yang kemudian pindah tugas sebagai dosen di Jurusan Karawitan seperti Tatang Suryana, Maman Suaman, dan Pandi Upandi. Sementara itu, dosen tidak tetap Jurusan Karawitan yaitu Koko Koswara, Oman Suganda, Ki Idjun, Entjar Tjarmedi, dan Nandang Barmaya. Melalui tangan-tangan merekalah proses pembelajaran seni karawitan secara formal dilaksanakan, sehingga sekitar tahun 1977-1979 telah lahir beberapa lulusan  yang menyandang gelar Sarjana Muda (BA), dan sebagian di antaranya diangkat sebagai dosen tetap di Jurusan Karawitan ASTI Bandung.

Jenjang pendidikan di Jurusan Karawitan ASTI Bandung masa kepemimpinan Koko Koswara yaitu Sarjana Muda (BA). Sementara itu, konsentrasi Tugas Akhir para mahasiswa diarahkan ke penulisan skripsi dan karya seni yang harus ditempuh sebagai syarat untuk kelulusan. Dengan demikian, kompetensi lulusan diuji dari dua sisi yaitu ranah “keilmuan” melalui penelitian (skripsi) dan ranah “kesenimanan” melalui pembuatan karya seni (penciptaan). Waktu itu, belum ada konsep seni “pembawaan” yaitu: menyajikan seni tradisi berdasarkan spesialisasi alat musik, seperti kendang dalam kiliningan, kacapi dalam tembang sunda cianjuran, suling dalam degung, atau penyajian rebab dalam kiliningan.

Setelah kepemimpinan Koko Koswara, Jurusan Karawitan ASTI Bandung dipimpin oleh Atik Soepandi dari tahun 1980 sampai dengan tahun 1986. Pada masa kepemimpinan Atik Soepandi, program studi dan kurikulum di Jurusan Karawitan belum mengalami perubahan yang signifikan. Jenjang pendidikan di Jurusan Karawitan ASTI Bandung masih tetap melahirkan Sarjana Muda, dan konsentrasi Tugas Akhir mahasiswa sebagai syarat kelulusannya harus menempuh dua tugas utama, yaitu menyusun skripsi (hasil penelitian) dan pembuatan karya seni karawitan. Pada masa ini, banyak para alumni Jurusan Karawitan yang direkrut sebagai dosen tetap Jurusan Karawitan, di antaranya yaitu: Effendi Karmedinata, Uhana Nandarsa,  Abun Somawidjaya, Iyon Supiono, Tutun Hatta Saputra, Arliani, Tardi Ruswandi, dan Deni Hermawan. Sementara itu, dosen tidak tetap Jurusan Karawitan di antaranya yaitu: Aeh Pradja Kusumah, Otong Rasta, dan Ida Ahman.

Perubahan program studi dan kurikulum di Jurusan Karawitan terjadi pada masa kepemimpinan Tatang Suryana. Ia memimpin Jurusan Karawitan selama 3 tahun yaitu dari tahun 1986 sampai dengan 1989. Selama kepemimpinan Tatang Suryana, banyak terjadi perubahan di Jurusan Karawitan ASTI Bandung, salah satunya adalah perubahan jenjang pendidikan dari Sarjana Muda menjadi Diploma III. Perubahan jenjang ini berdampak pada perubahan kurikulum, sehingga Konsentrasi atau Minat Utama untuk Tugas Akhir Mahasiswa juga ikut berubah. Konsentrasi atau Minat Utama Tugas Akhir mahasiswa mengarah pada skill (keterampilan), sehingga tugas akhir penyusunan skripsi (penelitian) ditiadakan. Untuk menempuh ujian Tugas Akhir, para mahasisiwa diwajibkan  menyajikan keahlian atau spesifikasi dalam memainkan salah satu alat musik yang disajikan dalam genre karawitan tradisi. Misalnya, kacapi dalam tembang sunda cianjuran; sekar (vokal) dalam kiliningan; atau kendang dalam wayang golek. Di samping itu, para mahasiswa juga diwajibkan untuk membuat karya seni penciptaan yang bertolak dari keahlian atau spesifikasi alat musik yang dimilikinya.

Dengan demikian, kompetensi lulusan diuji berdasarkan dua bidang keahlian, yaitu: keahlian dalam memainkan salah satu alat musik tradisi, dan keahlian dalam membuat karya seni penciptaan. Paradigma penciptaan karya karawitan pada masa kepemimpinan Tatang Suryana berbeda dengan masa kepemimpinan Koko Koswara dan Atik Soepandi. Pada masa ini, Tatang Suryana mengusulkan dan menerapkan konsep “musik murni” sebagai bentuk ujian Tugas Akhir penciptaan karya seni karawitan. Konsep “musik murni” bertolak dari konsep “L’ art pour L’ art” (Estetika zaman Romantik). Konsep “musik murni” mengarahkan estetika karya musik hanya dinikmati sebagai karya musik, tanpa adanya pretensi dan fungsi-fungsi lainnya di luar keindahan musikal. Setelah mengalami beberapa pembahasan melalui seminar di ASTI Bandung, akhirnya konsep “musik murni” ini diterapkan sebagai bentuk ujian Tugas Akhir mahasiswa khususnya dalam ranah penciptaan karya seni. Jadi, pada masa kepemimpinan Tatang Suryana, sedikitnya ada dua perubahan mendasar yang terkait dengan bentuk Tugas Akhir mahasiswa, yakni: konsep “pembawaan” karya seni tradisi dan konsep “penciptaan” yang berlandaskan pada “Musik Murni”. Pada masa ini, banyak para alumni Jurusan Karawitan yang diangkat sebagai dosen tetap Jurusan Karawitan, di antaranya adalah: H.M. Yusuf Wiradiredja, Suhendi Afryanto, Komarudin, Asep Solihin, Yoyon Darsono, Dede Suryamah, Oman Resmana, Ucu Mulya Santosa, Dodi Satya Ekagustdiman, dan Nia Dewi Mayakania. Sementara itu, dosen tidak tetap Jurusan Karawitan di antaranya Uking Sukri dan Acih.

Setelah kepemimpinan Tatang Suryana berakhir, roda kepemimpinan Jurusan Karawitan dilanjutkan oleh Effendi Karmedinata tahun 1989. Masa kepemimpinan Effendi Karmedinata hanya berlangsung kurang lebih satu tahun (1989-1990) karena ia diangkat menjadiPimpinan Projek (Pimpro) ASTI Bandung, kemudian kepemimpinan Jurusan Karawitan dilanjutkan oleh Enip Sukanda dari tahun 1990 sampai dengan 1993.Selama Jurusan Karawitan dipimpin oleh Enip Sukanda (1990-1993), Program Studi Seni Karawitan masih tetap menyelenggarakan jenjangDiploma III, sehingga kurikulum dan konsentrasi atau minat utama Tugas Akhir mahasiswa masih tetap seperti sebelumnya, yaitu: penyajian karya tradisi (spesifikasi alat musik) dan karya penciptaan komposisi. Pada periode ini, jumlah dosen tetap Jurusan Karawitan bertambah dengan mengangkat para alumni yang memiliki kemampuan dan keahlian sesuai dengan bidangnya masing-masing. Mereka ini di antaranya adalah Cici Suwarna, Caca Sopandi, Dedi Satya Hadianda, Muhammad Rudiana, Cecep Wijaya, Soleh, Rina Sarinah, dan Cahya Hedy. Sementara itu, dosen luar biasa yang diperbantukan di Jurusan Karawitan yaitu Sulaeman Sutisna dan Mang Samin.

Setelah masa jabatan Enip Sukanda berakhir, Jurusan Karawitan dipimpin oleh Abun Somawijaya dari tahun 1993 sampai dengan 1996. Pada periode ini, status ASTI Bandung mengalami perubahan menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung melalui Keputusan Presiden RI Nomor 59, tanggal 29 Agustus 1995. Meskipun status ASTI Bandung telah berubah menjadi sekolah tinggi, namun di Jurusan Karawitan masih tetap menyelenggarakan jenjang Diploma III, sehingga kurikulum dan bentuk Tugas Akhir mahasiswa masih sama dengan periode sebelumnya. Para alumni yang diangkat sebagai dosen tetap Jurusan Karawitan di antaranya yaitu Ismet Ruchimat, Dinda Satya Upaja Budi, dan Endah Irawan.

Setelah terjadinya perubahan status kelembagaan dari ASTI Bandung menjadi STSI Bandung, Jurusan Karawitan dipimpin oleh Suhendi Afryanto dari tahun 1996 sampai dengan tahun 1999. Akibat logis dari perubahan status kelembagaan ini, maka program studi, kurikulum, dan Minat utama Tugas Akhir mahasiswa pun ikut berubah. Program Studi Seni Karawitan yang semula jenjang Diploma III berubah menjadi jenjang S1, dan ini berdampak pada perubahan kurikulum dan bentuk Tugas Akhir mahasiswa. Minat Utama Tugas Akhir mahasiswa terbagi ke dalam dua kategori yaitu: karya penulisan (skripsi) dan karya seni. Minat Utama karya seni terbagi lagi ke dalam tiga pilihan yaitu: karya pembawaan karawitan tradisi, karya penataan, dan karya penciptaan (komposisi). Alumni Jurusan Karawitan yang diangkat sebagai dosen tetap Jurusan Karawitan yaitu Heri Herdini, Lili Suparli, dan Kari Mulyana.

Sejak tahun 1999 sampai dengan tahun 2003, Jurusan Karawitan dipimpin oleh Komarudin. Pada periode ini, kurikulum dan Minat Utama Tugas Akhir mahasiswa pada dasarnya masih sama dengan periode sebelumnya. Namun, dari pilihan Minat Utama Karya Seni, sedikit mengalami perubahan yaitu Minat Penataan diganti dengan Minat Utama Aransemen, sehingga pilihan Minat Utama Tugas Akhir mahasiswa terdiri atas: karya tulis (skripsi), karya seni pembawaan tradisi, aransemen, dan penciptaan (komposisi).

Setelah masa jabatan Komarudin berakhir, Jurusan karawitan dipimpin oleh H.M. Yusuf Wiradiredja mulai dari tahun 2003 sampai dengan 2007. Pada periode ini, Program Studi dan  pilihan Minat Utama Tugas Akhir mahasiswa masih sama dengan periode kepemimpinan Komarudin. Namun, dari sisi penggunaan kurikulumnya, sudah mulai diterapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan metode SCL (Student Center Learning). Alumni Jurusan Karawitan yang diangkat sebagai dosen tetap Jurusan Karawitan pada masa ini yaitu Masyuning.

Setelah kepemimpinan H.M Yusuf Wiradiredja, roda kepemimpinan Jurusan Karawitan dilanjutkan oleh Tardi Ruswandi (2007-2011); Ucu Mulya Santosa (2011-2015); dan Saryoto (2015-2019). Pada masa kepemimpinan Tardi Ruswandi dan Ucu Mulya Santosa, kurikulum dan Minat Utama Tugas Akhir mahasiswa tidak jauh berbeda dengan masa kepemimpinan H.M. Yusuf Wiradiredja. Namun, pada masa kepemimpinan Saryoto, kurikulum yang diterapkan di Jurusan Karawitan adalah kurikulum KKNI sesuai dengan instruksi pemerintah, Kemenristekdikti. Pada masa kepemimpinan Tardi Ruswandi, alumni Jurusan Karawitan yang diangkat sebagai dosen tetap Jurusan Karawitan yaitu Asep Nugraha. Sementara itu, pada masa kepemimpinan Ucu Mulya Santosa dan Saryoto, alumni Jurusan Karawitan yang diangkat sebagai dosen tetap Jurusan Karawitan yaitu Mustika Iman Zakaria dan Nanang Jaenudin.

Pada masa kepemimpina Ucu Mulya Santosa, status STSI Bandung berubah menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung melalui Keputusan Presiden RI Nomor 86, tahun 2014. Perubahan status kelembagaan ini berdampak pada terbentuknya fakultas, sehingga di ISBI Bandung saat ini terdapat tiga fakultas, yaitu Fakultas Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, dan Fakultas Budaya dan Media. Sekarang ini, Jurusan Karawitan berada di bawah naungan Fakultas Seni Pertunjukan, yang dipimpin oleh Lili Suparli.

 

2.      Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, dan Strategi Pencapaiannya

Visi

Menjadi pelaksana Tri Darma Perguruan Tinggi Fakultas Seni Pertunjukan di bidang seni Karawitan Sunda yang memiliki jati diri, berkualitas dan berdaya saing sesuai dengan perkembangan zaman.

 

Misi

1)        Merealisasikan Tri Darma Perguruan Tinggi pada bidang seni Karawitan dalam rangka memperkokoh karakter anak bangsa;

2)        mengembangkan seni karawitan melalui upaya konservasi, rekonstruksi, dan revitalisasi;

3)        membangun sumber daya manusia unggul dan komptetitif;

4)        membangun kerja sama bidang seni karawitan dengan berbagai fihak pada tingkat lokal dan global.

 

Tujuan

1)        Menghasilkan Sarjana Seni yang memiliki kemampuan sebagai pengkaji, penata, dan penyaji bidang seni karawitan secara profesional, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta peka terhadap perkembangan zaman;

2)        menghasilkan kajian-kajian ilmu pengetahuan dan kekaryaan, serta teknologi bidang seni karawitan, yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat;

3)        menghasilkan bahan-bahan informasi bidang seni Karawitan secara lengkap dan terpercaya.

 

Sasaran

Seiring dengan kesadaran masyarakat untuk merasa memiliki terhadap seni dan budaya bangsa, saat ini kedudukan kesenian termasuk karawitan, memiliki tempat di setiap kalangan masyarakat. Berjamurnya SMK Kesenian di Jawa Barat, adalah lahan para alumni Jurusan Karawitan untuk mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik. Beragam acara-acara berbasis kesenian tradisional di berbagai Statsiun TV Nasional merupakan wadah sebagai media ekspresi para alumni Jurusan Karawitan. Begitu pula

 

Strategi Pencapaian

Selain meningkatkan metodologi pembelajaran, sarana pembelajaran, dan hal lain yang menyangkut kepada peningkatan kualitas pembelajaran, strategi yang dilakukan adalah menjalin kerjasama dengan berbagai fihak, baik perseorangan maupun kelompok, serta kepada intitusi pemerintahan maupun swasta, sebagai calon pengguna lulusan Jurusan Karawitan. Bentuk dari kerjasama itu salahsatunya adalah menempatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tempat-tempat yang akan menjadi lahan tempat bekerja para alumni Jurusan Karawitan kelak. Misalnya, masyarakat umum, sanggar-sanggar seni, sekolah-sekolah, intansi-intansi Dinas Kebudayaan, destinasi wisata, dan lain sebagainya.

 

3.    Profil Lulusan

Sesuai dengan nomenklatur di Kemenristekdikti, bahwa profil lulusan Program Studi Sarjana (S1) bidang karawitan terdiri atas Pengkaji, Penyaji dan Penata seni karawitan.

 

Profil Pengkaji

Pengkaji adalah lulusan Jurusan Karawitan yang memiliki kemampuan dalam mengkaji objek-objek yang berkaitan langsung dengan seni karawitan atau objek-objek budaya, sehingga berprofesi sebagai peneliti bidang seni. Untuk mencapai profil Pengkaji, maka yang dipilih adalah minat Pengkajian.

 

Profil Penyaji

Penyaji adalah lulusan Jurusan Karawitan yang memiliki keterampilan khusus dalam menyajikan instrumen-instrumen atau vokal tradisi karawitan Sunda pada tingkat madya (terampil) atau tingkat utama (mahir), sehingga berprofesi sebagai seniman praktisi. Untuk mencapai profil Penyaji, maka yang dipilih adalah minat Penyajian.

 

Profil Penata

Penata adalah lulusan Jurusan Karawitan yang memiliki kemampuan untuk menata atau menciptakan karya-karya musik, baik yang berorientasi kepada karawitan tradisi, maupun yang berorientasi kepada musik-musik non tradisi, sehingga berprofesi sebagai penata (komposer). Untuk mencapai profil Penata, maka yang dipilih adalah minat Penataan atau lazim disebut Penciptaan.

 

a.    Capaian Pembelajaran

Penyusunan kurikulum dilakukan dengan mengetahui Deskripsi Generik dan Aspek Capaian Pembelajaran (aspek sikap, pengetahuan, keterampilan Umum, dan keterampilan khusus (pekerjaan)) yang telah ditetapkan dalam KKNI. Hal itu memberikan acuan untuk menyusun Deskripsi Spesifik dari cabang keilmuan (Karawitanologi) dan Learning Outcome (Capaian pembelajaran) yang disusun oleh pihak Prodi Karawitan dibawah bimbingan LP3M ISBI Bandung. Setelah seluruh unsur lengkap, baru ditentukan mata kuliah yang dapat mendukung Capaian Pembelajaran.

Setiap Prodi pada Perguruan Tinggi yang menghasilkan lulusan jenjang Strata Satu (S-1) berdasarkan perspektif KKNI, menghasilkan kualifikasi yang ditempatkan pada level 6. Adapun kualifikasi (Deskripsi Generik) pada level 6 dalam perspektif KKNI adalah sebagai berikut.

1)      Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya (Karawitan) dan memanfaatkan IPTEKS pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi

2)      Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah secara prosedural.

3)      Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.

4)      Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

 

Keempat Deskripsi Generik diimplementasikan sesuai dengan aspek Capaian Pembelajaran (learning outcome) yang telah ditentukan pada Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti tahun 2016 dan Permenristek Dikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI).Aspek Capaian Pembelajaran meliputi(1) Aspek sikap dan Keterampilan Umum,dan (2) aspek pengetahuan dan keterampilan Khusus.Apabila diperinci maka aspek Capaian Pembelajaran (learning outcome) tersebut meliputi:

1)      Aspek Sikap

2)      Aspek Pengetahuan

3)      Aspek Keterampilan Umum

4)      Aspek Keterampilan Khusus (kerja)

Deskripsi Spesifik merupakan kompetensi yang dikuasai oleh lulusan disusun berdasarkan keilmuan karawitan yang diterapkan prodi Karawitan selama kegiatan Perkuliahan, berdasarkan pada aspek Capaian Pembelajaran (learning Outcome) yang terdiri atas: aspek sikap, aspek pengetahuan, aspek keterampilan umum, dan aspek keterampilan khusus. Oleh karena itu Deskripsi spesifik disesuaikan dengan profil lulusan yang dihasilkan Prodi Karawitan, yakni:

(1) Pengkaji Karawitan,

(2) Penyaji Karawitan, dan

(3) Penata Karawitan.

 

b.   Persyaratan Pemilihan Minat

Dalam memilih Minat bukan hanya bersandar kepada persoalan keinginan, akan tetapi mesti bersandar kepada kesesuaian kemampuan yang ditunjukkan dengan kualitas hasil pembelajaran berbentuk nilai.

 

1)      Minat Pengkajian

Minat Pengkajian lebih banyak berorientasi kepada pesoalan penelitian. Oleh karena itu, mahasiswa yang berhak memilih minat Pengkajian adalah yang meraih batas nilai tertentu pada mata kuliah yang berkaitan dengan dasar-dasar penelitian dan keilmuan karawitan pada semester I-IV, di antaranya:

a)      Etnomusikologi I, nilai minimal 3.2

b)      Teori Dasar Karawitan, nilai minimal 3.5

c)      Sistem Notasi I-IV (pada salahsatu semester), nilai minimal 3.0

 

2)      Minat Penyajian

Minat Penyajian lebih banyak berorientasi kepada pesoalan praktik karawitan. Oleh karena itu, mahasiswa yang berhak memilih minat Penyajian adalah yang meraih batas nilai tertentu pada mata kuliah yang berkaitan dengan dasar-dasar praktik karawitan pada semester I-IV, di antaranya:

a)      Praktik Individu Waditra/Sekar IV, 3.6

b)      Sistem Notasi I-IV (pada salahsatu semester), nilai minimal, 3.2

c)      Teori Dasar Karawitan, 3.0

 

3)      Minat Penataan

Minat Penataan lebih banyak berorientasi kepada persoalan praktik menyusun karya karawitan. Oleh karena itu, mahasiswa yang berhak memilih minat Penataan adalah yang meraih batas nilai tertentu pada mata kuliah yang berkaitan dengan dasar-dasar praktik menyusun karya karawitan pada semester I-IV, di antaranya

a)      Dasar-dasar Kreativitas, 3.5

b)      Dasar-dasar Musik Barat I dan II, rata-rata 3.5

c)      Sistem Notasi IV, 3.2.

 

 

 

4.    Struktur Organisasi

Sampai dengan saat ini, Jurusan Karawitan baru memiliki satu Program Studi (Prodi) yaitu Program Studi S 1 Seni Karawitan, yang dipimpin oleh seorang Ketua Jurusan, yang membawahi Sekretaris Jurusan, Staf dan dosen.

 

 

 

 

 

 

Sertifikat Akreditasi 

 

 

 

 

1.      Sebaran Dan Deskripsi Mata Kuliah

 

 

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

I

ISBI101

Pendidikan Agama

2

 

2

I

ISBI104

Bahasa Inggris I

2

 

3

I

ISBI103

Bahasa Indonesia

2

 

 

 

 

Praktik Individu Waditra/Sekar I (wajib enam konten)

 

 

4

I

SKW101

1) Vokal/Sekar

 

2

5

I

SKW102

2) Alat Tiup

 

2

6

I

SKW103

3) Alat Petik

 

2

7

I

SKW104

4) Alat Gesek

 

2

8

I

SKW105

5) Alat Tepuk

 

2

9

I

SKW106

6) Alat Pukul

 

2

10

I

SKW107

Sistem Notasi I

1

1

11

I

SKW108

Gamelan Dasar

 

2

Jumlah SKS

7

15

22

 

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

II

ISBI102

Pancasila dan Kewarganegaraan

2

 

2

II

ISBI207

Bahasa Inggris II

2

 

3

II

ISBI205

Kebudayaan Sunda

2

 

4

II

SKW209

Teori Dasar Karawitan

2

 

5

II

 

Praktik Individu Waditra/Sekar II (pilih satu konten)

 

2

 

 

SKW213

1) Sekar Kepesindenan

 

 

 

 

SKW214

2) Sekar Cianjuran

 

 

 

 

SKW215

3) Sekar Wanda Anyar

 

 

 

 

SKW216

4) Sekar Padalangan

 

 

 

 

SKW217

5) Tiup Suling

 

 

 

 

SKW218

6) Tiup Tarompet

 

 

 

 

SKW219

7) Petik Cianjuran

 

 

 

 

SKW220

8) Petik Kawih

 

 

 

 

SKW221

9) Gesek Rebab

 

 

 

 

SKW222

10) Tepuk Kendang

 

 

 

 

SKW223

11) Pukul Gambang

 

 

6

II

SKW209

Gamelan Kiliningan

 

2

7

II

FSP101

Sejarah Kebudayaan Indonesia

3

 

8

II

SKW211

Apresiasi Seni

2

 

9

II

FSP102

Seni Pertunjukan Indonesia

3

 

10

II

SKW212

Sistem Notasi II

1

1

Jumlah SKS

17

5

22

 

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

III

SKW324

Sejarah Karawitan

2

 

2

III

SKW325

Pengetahuan Pewayangan

2

 

3

III

SKW326

Antropologi Seni

2

 

4

III

SKW327

Sosiologi Seni

2

 

5

III

SKW328

Psikologi Seni

2

 

6

III

SKW329

Sistem Notasi III

 

2

7

III

 

Praktik Individu Waditra/Sekar III (pilih satu konten)

 

2

 

 

SKW330

1) Sekar Kepesindenan

 

 

 

 

SKW331

2) Sekar Cianjuran

 

 

 

 

SKW332

3) Sekar Wanda Anyar

 

 

 

 

SKW333

4) Sekar Padalangan

 

 

 

 

SKW334

5) Tiup Suling

 

 

 

 

SKW335

6) Tiup Tarompet

 

 

 

 

SKW336

7) Petik Cianjuran

 

 

 

 

SKW337

8) Petik Kawih

 

 

 

 

SKW338

9) Gesek Rebab

 

 

 

 

SKW339

10) Tepuk Kendang

 

 

 

 

SKW340

11) Pukul Gambang

 

 

8

III

SKW341

Gamelan Tari

 

2

9

III

SKW342

Gamelan Minang

 

2

10

III

SKW343

Dasar-Dasar Musik Barat I

1

1

Jumlah SKS

11

9

20

 

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

IV

SKW441

Gamelan Degung I

 

2

2

IV

SKW442

Dasar-Dasar Kreativitas Karawitan

2

 

3

IV

SKW443

Sastra Lagu I

1

1

4

IV

SKW444

Filsafat Seni

2

 

5

IV

SKW445

Dasar-Dasar Musik Barat II

1

1

6

IV

SKW446

Etnomusikologi I

2

 

7

IV

SKW447

Organologi/Akustika I

1

1

8

IV

SKW448

Sistem Notasi IV

 

2

9

IV

SKW449

Komunikasi Seni

2

 

10

IV

 

Praktik Individu Waditra/Sekar IV (pilih satu konten)

 

2

 

 

SKW450

1) Sekar Kepesindenan

 

 

 

 

SKW451

2) Sekar Cianjuran

 

 

 

 

SKW452

3) Sekar Wanda Anyar

 

 

 

 

SKW453

4) Sekar Padalangan

 

 

 

 

SKW454

5) Tiup Suling

 

 

 

 

SKW455

6) Tiup Tarompet

 

 

 

 

SKW456

7) Petik Cianjuran

 

 

 

 

SKW457

8) Petik Kawih

 

 

 

 

SKW458

9) Gesek Rebab

 

 

 

 

SKW459

10) Tepuk Kendang

 

 

 

 

SKW460

11) Pukul Gambang

 

 

Jumlah SKS

11

9

20

 

 

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

MINAT UTAMA PENGKAJIAN

 

 

 

1

V

SKW561

Etnomusikologi II

2

 

2

V

SKW562

Estetika

2

 

3

V

SKW563

Tata Pentas

2

 

4

V

SKW564

Organologi/Akustika II

 

2

5

V

SKW565

Kapita Selekta I

2

 

6

V

SKW566

Kritik Seni I

2

 

7

V

SKW567

Multimedia I

1

1

Jumlah SKS

11

3

14

MINAT UTAMA KARYA SENI PEMBAWAAN/PENYAJIAN

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

V

SKW568

Sastra Lagu II

1

1

2

V

SKW561

Etnomusikologi II

2

 

3

V

SKW562

Estetika

2

 

4

V

SKW563

Tata Pentas

2

 

5

V

SKW564

Organologi/Akustika II

1

1

6

V

SKW571

Aransemen

 

2

7

V

SKW567

Multi Media I

1

1

8

V

SKW566

Kritik Seni I

2

 

9

V

SKW573

Repertoar Pilihan I

 

2

10

V

SKW569

Gamelan Degung II

 

2

11

V

SKW572

Gamelan Cirebon

2

 

Jumlah SKS

13

9

22

MINAT UTAMA KARYA SENI (PENATAAN)

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

V

SKW568

Sastra Lagu II

1

1

2

V

SKW561

Etnomusikologi II

2

 

3

V

SKW562

Estetika

2

 

4

V

SKW563

Tata Pentas

2

 

5

V

SKW564

Organologi/Akustika II

1

1

6

V

SKW569

Gamelan Degung II

 

2

7

V

SKW567

Multi Media I

1

1

8

V

SKW566

Kritik Seni I

2

 

9

V

SKW570

Praktik Karya Mandiri I

 

2

10

V

SKW572

Gamelan Cirebon

 

2

11

V

SKW571

Aransemen

 

2

Jumlah SKS

11

11

22

 

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

MINAT UTAMA PENGKAJIAN

 

 

1

VI

SKW674

Gamelan Bali

 

2

2

VI

SKW675

Kapita Selekta II

2

 

3

VI

SKW676

Etnomusikologi III

3

 

4

VI

SKW677

Kritik Seni II

2

 

5

VI

SKW678

Seminar I

1

1

6

VI

SKW679

Literatur Karawitan I

2

 

7

VI

SKW680

Metode Penelitian

2

 

8

VI

SKW681

Manajemen Produksi Seni I

1

1

9

VI

SKW682

Multimedia II

1

1

10

VI

SKW683

Gamelan Jawa

 

2

11

VI

SKW684

Penulisan Karya Ilmiah

2

1

Jumlah SKS

16

8

24

MINAT UTAMA KARYA SENI PEMBAWAAN/PENYAJIAN

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

VI

SKW674

Gamelan Bali

 

2

2

VI

SKW678

Seminar I

 

2

3

VI

SKW680

Metode Penelitian

2

 

4

VI

SKW681

Manajemen Produksi Seni I

1

1

5

VI

SKW682

Multi Media II

1

1

6

VI

SKW683

Gamelan Jawa

 

2

7

VI

SKW684

Penulisan Karya Ilmiah

2

1

8

VI

SKW685

Praktik Tata Pentas

 

2

9

VI

SKW687

Repertoar Pilihan II

 

2

Jumlah SKS

3

8

11

MINAT UTAMA KARYA SENI (PENATAAN)

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

VI

SKW674

Gamelan Bali

 

2

2

VI

SKW678

Seminar I

 

2

3

VI

SKW680

Metode Penelitian

2

 

4

VI

SKW681

Manajemen Produksi Seni I

1

1

5

VI

SKW682

Multi Media II

1

1

6

VI

SKW683

Gamelan Jawa

 

2

7

VI

SKW684

Penulisan Karya Ilmiah

2

 

8

VI

SKW685

Praktik Tata Pentas

 

2

9

VI

SKW686

Praktik Karya Mandiri II

 

3

Jumlah SKS

3

8

11

 

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

MINAT UTAMA PENGKAJIAN

 

 

 

1

VII

SKW688

KKN

 

4

2

VII

SKW789

Ilmu Bentuk & Analisa Karawitan

3

 

3

VII

SKW790

Manajemen Produksi Seni II

1

1

4

VII

SKW791

Metode Penelitian Lapangan

1

2

5

VII

SKW792

Seminar II

 

2

6

VII

SKW793

Literatur Karawitan II

2

 

Jumlah SKS

7

9

16

MINAT UTAMA KARYA SENI PEMBAWAAN/PENYAJIAN

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

VII

SKW688

KKN

 

4

2

VII

SKW790

Manajemen Produksi Seni II

1

1

3

VII

SKW794

Penulisan Karya Seni

1

1

4

VII

SKW795

Multimedia III

 

2

5

VII

SKW796

Repertoar Pilihan III

 

3

 

 

 

Jumlah SKS

2

11

 

 

 

 

13

MINAT UTAMA KARYA SENI (PENATAAN)

   

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

VII

SKW688

KKN

 

4

2

VII

SKW790

Manajemen Produksi Seni II

1

1

3

VII

SKW794

Penulisan Karya Seni

1

1

4

VII

SKW795

Multimedia III

 

2

5

VII

SKW797

Praktik Karya Mandiri III

 

3

Jumlah SKS

2

11

13

SEMESTER VIII

 

 

 

No

SMT

KODE MK

Mata Kuliah

SKS

T

P

1

VIII

SKW897

Tugas Akhir

 

6

Jumlah SKS

 

6

6

 

 

 

 

2.    Deskripsi Mata Kuliah

Semester I

a)      Pendidikan Agama

Mata kuliah Pendidikan Agama pada dasarnya memberikan sekumpulan kemampuan yang harus dikuasai mahasiswa. Kemampuan ini berorientasi kepada perilaku afektif dan psikomotorik dengan dukungan pengetahuan kognitif dalam rangka memberikan kesadaran pengalaman manusia dalam beragama sehingga mahasiswa berahlak mulia serta menjadikan ajaran Islam sebagai landasan berfikir dan berperilaku dalam pengembangan profesi.

 

b)      Bahasa Ingris I 

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan keterampilan berbahasa Inggris secara terpadu. tentang word study dan sentence study. Word study akan mengulas tentang part of speech dan Sentence study mengulas tentang pola-pola kalimat. Word study (parts of speech)  dan sentence study diulas melalui gambar-gambar bertema karawitan dan daily speaking expressions.

 

c)      Bahasa Indonesia

Mata kuliah ini memberikan gambaran tentang keterampilan penggunaan bahasa Indonesia dalam teks-teks akademik dengan mengenalkan, membahas, menganalisis serta menyusun teks-teks akademik bergenre makro, mencakup ulasan buku, penulisan proposal kegiatan dan proposal penelitian, penyusunan laporan kegiatan dan laporan penelitian, dan penulisan artikel. Selain itu, diperkenalkan dan didiskusikan  juga pemahaman mendasar menyangkut hakikat bahasa, kedudukan dan fungsi bahasa serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

 

d)     Praktik Individu Waditra/Sekar, terdiri atas:

 

·         Vokal/Sekar  I

Mempelajari dasar-dasar teknik vokal pada gaya Sekar pupuh, Tembang Ciawian, Tembang Cigawiran, Tembang Cianjuran, Kawih Kepesindenan, dan Kawih Wanda Anyar.

 

 

·         Alat Tiup  I

Mempelajari teknik dasar memainkan sulinglubang enam (teknik tiupan, teknik penjarian) pada embat sawilet dan dua wilet.

 

·         Alat Petik  I

Mata Kuliah alat petik mempelajari berbagai pengetahuan dan praktik teknik petikan Kacapi Siter.

 

·         Alat Gesek  I

Mempelajari teknik-teknik dasar dalam memainkan komposisi struktur garap embat sawilet, dalam penyajian rebab cacarakan.

 

·         Alat Tepuk  I

Mata Kuliah ini memelajari teknik dasar memainkan Kendang Sunda.

 

·         Alat Pukul  I

Mata Kuliah Alat Pukul mempelajari berbagai pengetahuan/teori, teknik tabuhan, dan metode aplikasi pola-pola tabuhan gambang pada berbagai lagu/gending dan embat, baik untuk sejak kiliningan, tari, maupun wayang golek. Alat Pukul I memberikan teknik dasar tabuh carukan pada embatsawilet.

 

e)      Sistem Notasi I

Mata kuliah sistem notasi 1 ini padadasarnya merupakan metode pembelajaran yang menitik beratkan  atau  fokus pada pemahaman teori dan penguasaan praktis unsur-unsur musikal  dalam karawitan Sunda, meliputi:  penguasaan keterampilan membaca  dan traksipsi  ritmis dan nada pada tangga nada  pentatonik laras  salendro  dan laras degung. Membaca dan transkripsi bentuk-bentuk dasar ritmis.

 

f)       Gamelan Dasar

Mata kuliah ini mempelajari teknik-teknik, konsep, dan prinsip-prinsip dasar menabuh gamelan pelog salendro embat sawilet dan kering.

 

 

 

Semester II

a)      Pancasila dan Kewarganegaraan

Tujuan umum dari Mata Kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada dasarnya bagaimana menjadikan warga negara yang memahami dan melaksanakan Pancasila dengan murni dan konsekuen serta  mampu mendukung bangsa dan negara dalam rangka mencapai tujuan nasional. Selain itu, mata kuliah Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan ini dirancang sejalan dengan pemikiran akademis bahwa yang namanya PendidikanPancasila  Kewarganegaraan harus mengandung nilai-nilai dasar sebagai prasyarat kehidupan bersama yang dicitacitakan. Selain itu,Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan juga harus menganut pendekatan berbasis nilai (value based approach).

 

b)      Bahasa Inggis II

Mata kuliah bahasa Inggris 2 ini  menekankan pada ketrampilan bahasa Inggris secara terpadu yang mengulas tentang   word study (phrases), sentence study dan paragraph study. Word study (phrases), sentence study dan paragraph study dikembangkan melalui pengayaan kosa kata yang terdapat selain pada texts dan soal-soal latihan yang diberikan  juga dari pengalaman pribadi mahasiswa.

 

c)      Kebudayaan Sunda

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang unsur-unsur dalam kebudayaan Sunda meliputi, bahasa, mata pencaharian, teknologi dan peralatan, kepercayaan, dll.

 

d)     Teori Dasar Karawitan 

Mata kuliah Teori Dasar Karawitan memelajri tentang teori-teori karawitan, sebagai pengetahuan dan bahan dasar analisis fenomena-fenomena karawitan.

 

e)      Praktik Individu Waditra/Sekar II (Pilih Satu Konten), terdiri atas:

·         Sekar Kepesindenan II*

Mata kuliah ini memelajari tentang dasar-dasar vokal tradisi Sunda gaya Kepesindenan, meliputi teknik, konsep dan prinsip dasar Sekar Kepesindenan.

 

·         Sekar Cianjuran II*

Praktik Mandiri Vokal Tembang Sunda Cianjur mempelajari dasar-dasar teknik Dongkari: Wirahma Lagu, dan Reureueus.

 

·         Sekar Wanda Anyar II*

Mempelajari dasar-dasar teknik vokal pada gaya Kawih Wanda Anyar dalam laras salendro, laras pelog/degung, dan laras madenda.

 

·         Sekar Padalangan II*

Mata kuliah sekar Padalangan adalah mata kuliah praktik yang memberikan bekal pengetahuan dan dasar-dasar keterampilan memainkan karawitan vokal  pedalangan Sunda.

 

·         Tiup Suling II*

Merupakan lanjutan dari mata kuliah alat tiup I; Mempelajari teknik dasar lanjutan memainkan suling; Teknik penjarian, Teknik ornamentasi, teknik ornamentasi, teknik ornamentasi gabungan, dan Teknik garap suling lubang enam dalam repertoar lagu panambih tembang sunda cianjuran.

 

·         Tiup Tarompet II*

 

·         Petik Cianjuran II* 

Mata Kuliah Petik Cianjuran mempelajari teknik dasar pasieupan, kemprangan, dan kait dalam bubuka, wanda papantunan, dan panambih.

 

·         Petik Kawih II* 

Mata Kuliah Petik Kawih mempelajari teknik pelarasan kacapi siter dan petikan arransemen dalam lagu-lagu berlaras pelog/degung dan madenda.

 

·         Gesek Rebab II* 

Mempelajari teknik dasar Ornamentasi dalam embat lagu dua wilet.

 

 

 

·         Tepuk Kendang II* 

 

·         Pukul Gambang II* 

Mata Kuliah Alat Pukul mempelajari berbagai pengetahuan/teori, teknik tabuhan, dan metode aplikasi pola-pola tabuhan gambang pada berbagai lagu/gending dan embat, baik untuk sejak kiliningan, tari, maupun wayang golek.Alat Pukul II memberikan teknik dasar tabuh gumekan dan tabuh dasar carukan pada embatduawilet.

 

f)       Gamelan Kiliningan

Mempelajari irama yang bervariatif, yang diaplikasikan terhadap penyajian gending-gending gamelan laras Salendro, pada embat dua wilet, sawilet, kering dan embat opat wilet.

 

g)      Sejarah Kebudayaan Indonesia

Mata Kuliah Sejarah Kebudayaan Indonesia pada dasarnya berisi tentang latar belakang terbentuknya kebudayaan di Indonesia oleh kebudayaan asing, baik dari sisi agama, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, maupun dari sisi seni budaya yang timbul di Indonesia.

 

h)     Apresiasi Seni

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan kemampuan untuk mengidentifikasi serta memberikan penghargaan (apresiasi) terhadap keberadaan dan perkembangan seni pertunjukan khususnya di wilayah Kebudayaan Sunda.

 

i)        Seni Pertunjukan Indonesia

Mata Kuliah Seni Pertunjukan Indonesia (SPI) pada dasarnya memberikan pengertian serta pemahaman tentang berbagai hal yang berkaitan dengan seni pertunjukan tradisi dan/atau fenomena seni budaya masyarakat secara mendasar. Kemudian dicoba untuk memahami berbagai konsep yang melatarbelakanginya dari berbagai etnik, masyarakat, realitas/kemampuan garap di lapangan (materi), sarana, symbol-symbol, dan lain-lain yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan simpulan sementara sebagai perangkat pengetahuan dan wawasan seni pertunjukan. Seandainya pada pertemuan perkuliahan terdapat pembahasan seni di luar pertunjukan tradisi, itu merupakan materi ‘pembanding’ sebatas untuk memperjelas pembahasan.

 

j)        Sistem Notasi II

Mata kuliah Sistem Notasi 2 ini padadasarnya merupakan metode pembelajaran yang menitik beratkan  atau  fokus pada pemahaman teori dan penguasaan praktis unsur-unsur musikal  dalam karawitan Sunda, meliputi:  penguasaan keterampilan membaca  dan traksipsi  ritmis dan nada pada tangga nada  pentatonik ragamlaras dan  surupan   meliputi:  salendro, madenda, degung, dan degung mataraman  Madenda  dan laras degung. Membaca dan transkripsi bentuk-bentuk ritmis melodis pentatonik ragam laras  dan  surupan terdiri dari 5 nada dasar  madenda,  5  nada dasar  degung, 5  nada dasar  degung mataraman,  dan 15 nada  dasar.

 

Semester III

a)      Sejarah Karawitan

Mata Kuliah Sejarah Karawitan pada dasarnya berisi tentang awal munculnya Seni Karawitan Sunda yang dibuktikan oleh sejumlah bukti tertulis dan artefak; perkembangan Karawitan Sunda; dan hasil karya Karawitan Sunda yang lahir setelah zaman reformasi. Oleh karena seni Karawitan memiliki ruang lingkup yang sangat luas, meliputi Karawitan Jawa dan Bali dan berbagai jenis kesenian yang hidup sampai saat ini, maka untuk kebutuhan materi mata kuliah ini cakupannya dibatasi hanya pada wilayah Karawitan Sunda dan beberapa contoh jenis kesenian Sunda yang masih hidup sampai saat ini.

 

b)      Pengetahuan Pewayangan

Mata kuliah ini bersifat pengetahuan tentang pewayangan yang di dalamnya berisi seputar hal yang berkaitan dengan pewayangan itu sendiri. Adapun materi yang disajikan dalam perkuliahan meliputi, sejarah asal usul wayang, jenis-jenis wayang, bentuk pertunjukan wayang, sumber cerita pewayangan, dll.

 

c)      Antropologi Seni 

Antropologi Seni merupakan mata kuliah pokok yang harus dipahami mahasiswa Karawitan. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan arahan metodologis yang penting dalam penelitian kesenian, yang mencakup keterkaitan erat kesenian sebagai produk kebudayaan. Mata kuliah Antropologi Seni memberikan sudut pandang dan pendekatan dalam melihat persoalan-persoalan seni di masyarakat, melalui ilmu antropologi. Hal ini diperlukan agar dalam memahami fenomena kesenian, perlu diperhatikan aspek-aspek budaya dalam masyarakat.

 

d)     Sosiologi Seni 

Mata kuliah memberikan pengetahuan sosiologi yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial keseniannya. Adapun materi yang disampaikan dalam perkuliahan meliputi konsep-konsep sosiologi secara umum dan permasalahan sosial di masyarakat terutama yang berkaitan dengan kesenian.

 

e)      Psikologi Seni

Mata kuliah memberikan pengetahuan tentang definisi dan ruang lingkup psikologi, manusia dan lingkungan, serta berbagai peristiwa kejiwaan yang berhubungan dengan seni.

 

f)       Sistem Notasi III

Mata Kuliah Notasi Karawitan III , merupakan kompetensi tulis dan baca notasi karawitan, yang diawali oleh kemampuan menulis dan membaca bentuk ritmik. Mata kuliah ini memberikan pula keterampilan/kemampuan untuk menjelaskan arti dan fungsi Titi-laras pada kehidupan karawitan Sunda yang melingkupi kemampuan untuk menulis, membaca, dan menyuarakan setiap nada pada laras Madenda. selain itu, kemampuan mahasiswa ini dapat digunakan untuk menulis ulang, membaca, dan menampilkan karya-karya lama atau digunakan pula untuk mengarsipkan karya baru/karya-karya yang dibuat saat itu.

 

g)      Praktik Individu Waditra/ Sekar III (Pilihan Satu Konten), terdiri atas:

 

·         Sekar Kepesindenan III*

Mata kuliah Praktik Karawitan Mandiri III (Sekar Kepesindenan) memelajari ragam dasar Sénggol (pola) bentuk gending Rérénggongan jenis lagu jalan embat dua wilet, pada laras Saléndro dan laras Madenda; serta aplikasinya terhadap lagu-lagu/gending sejak Kiliningan.

 

·         Sekar Cianjuran III*

PraktikMandiriVokal Tembang Sunda Cianjuranmempelajaritentang teknik dasar dongkari dalammengolah vokal/suara.

 

·         Sekar Wanda Anyar III*

Kawih Wanda Anyar adalah salah satu mata kuliah pilihan yang ada di Prodi karawitan ISBI Bandung, mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktik lanjutan dari semester 2, dengan sebutan mata kuliah Praktik Karawitan Mandiri 3 (Kawih Wanda Anyar 3) pada dasarnya mempelajari tentang teknik-teknik vokal pada lagu-lagu Wanda Anyar yang meliputi pada berbagai laras seperti laras salendro, madenda, dan degung/pelog.

 

·         Sekar Padalangan III*

Mata kuliah sekar Padalangan II adalah mata kuliah praktik yang memberikan bekal pengetahuan dan dasar-dasar keterampilan  memainkan karawitan vokal  pedalangan Sunda.

 

·         Tiup Suling III*

Mempelajari teknik memainkan suling; Teknik oranamentasi, teknik ornamentasi gabungan, dan Teknik garap suling lubang enam dalam repertoar lagu mamaos dan panambih tembang sunda cianjuran.

 

·         Tiup Tarompet III*

Mempelajari teknik memainkan tarompet; Teknik tiupan dan penjarian, Teknik ornamentasi, teknik ornamentasi gabungan, dan Teknik garap tarompet dalam repertoar Pencasilat.

 

·         Petik Cianjuran III* 

Mata Kuliah Petik Cianjuran mempelajari teknik dasar pasieupan, kemprangan, dan kait dalam bubuka, wanda papantunan, dan panambih.

 

·         Petik Kawih III* 

Mata Kuliah Petik Kawih mempelajari teknik petikan arransemen dalam lagu-lagu berlaras pelog/degung, madenda, dan salendro.

                                         

·         Gesek Rebab III* 

Mempelajari teknik dan struktur dasar garap rebab dalam gaya kiliningan.

 

·         Tepuk Kendang III*  

Mata Kuliah ini memelajari ragam dasar garap kendang tari Sunda.

 

·         Pukul Gambang III* 

Mata Kuliah Alat Pukul III mempelajari pola-pola tabuhan dasar gumekan dirangkep pada lagu/gending embatlalamba dalam sejak kiliningan.

 

h)     Gamelan Minang

Mata Gamelan Minang mempelajari berbagai pengetahuan/teori, teknik tabuhan, dan metode aplikasi pola-pola tabuhan Talempong pada berbagai lagu, baik tradisi maupun non tradisi.

 

i)        Dasar-Dasar Musik Barat I

Mata Kuliah ini membahas teori musik Barat secara umum, mulai dari pengertian dasar musik dan sekelumit tentang notasi musik Barat (balok). Tujuan utama dari mata kuliah ini adalah meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam menulis dan membaca notasi musik Barat (balok).

 

 

 

Semester IV

 

a)      Gamelan Degung I

Praktik Gamelan Degung I mempelajari tentang teknik dasar  menabuh gamelan Degung  Klasik (Gumekan).

 

b)     Dasar-dasar Kreativitas Karawitan

Mata kuliah ini membahas tentang wawasan dasar berupa prinsip-prinsip dasar dan metode (alternatif) penciptaan seni, relasi intimitas antara maksud dan tujuan kreativitas seni serta pencapaian nilai-nilai ekspresi seni baik secara praksis maupun konseptual dalam penggarapan kesenian. Selain membahas prinsip-prinsip tersebut diatas disampaikan pula tentang unsur-unsur kompetensi, baik secara kognisi, afektif, maupun psikomotorik menyangkut bakat, pengalaman dan keterampilan musikal yang mutlak harus dimiliki oleh kreator seni musik sebagai instrumen penunjang kreativitasnya. Mata kuliah ini perlu diberikan agar peserta didik memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang hal-hal yang menyangkut nilai kerja kreatif, baik secara teoritik maupun implementasi kekaryaan.

 

c)      Sastra Lagu I

Mata kuliah Sastra Lagu I mempelajari konsep dasar sastra lagu, bahan dasar sastra lagu, dan tema sastra lagu.

 

d)     Filsafat Seni

Mata kuliah memberikan pengetahuan tentang filsafat. Adapun materi perkuliahan yang disajikan meliputi konsep-konsep dasar filsafat seni, terdiri atas sejarah filsafat, unsur-unsur filsafat, inti seni, nilai seni, sifat dasar seni, fungsi seni, dsb.

 

e)      Dasar-Dasar Musik Barat II 

Mata Kuliah ini membahas tentang teori musik Barat lanjutan meliputi melodi, harmoni, transposisi, kadens, komposisi, dan aransemen. Tujuan utama dari mata kuliah ini adalah mahasiswa dapat menciptakan komposisi dan aransemen musik Barat, yang diimplementasikan melalui notasi musik Barat (balok).

 

f)       Entomusikologi I 

Mata Kuliah ini membahas tentang sejarah, definisi, ruang lingkup, tokoh-tokoh bidang ilmu etnomusikologi; membahas pula tentang teori, metode, dan pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam penelitian musik (tradisi & non-tradisi) dalam konteks budaya.

 

g)     Organologi/Akustika I

Mata kuliah ini akan memberikan kemampuan terhadap peserta didik tentang berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan instrumen musik, terutama mengenali instrumen yang menjadi pilihan masing-masing, teknik pembuatannya, berdasarkan kekayaan budaya serta fenomena kehidupan musik pada saat ini. Selain itu juga menjelaskan masalah akustika nada berupa frekuensi nada riil, interval antarfrekuensi, interval antarfrekuensi padantara, dan matriks nada.

 

h)     Sistem Notasi IV

Mata Kuliah Notasi Karawitan IV , merupakan kompetensi tulis dan baca notasi karawitan, yang diawali oleh kemampuan menulis dan membaca bentuk ritmik. Mata kuliah ini memberikan pula keterampilan/kemampuan untuk menjelaskan arti dan fungsi Titi-laras pada kehidupan karawitan Sunda yang melingkupi kemampuan untuk menulis, membaca, dan menyuarakan setiap nada pada setiap laras yaitu laras Salendro, Madenda, Degung. Dan Pelog. selain itu, kemampuan mahasiswa ini dapat digunakan untuk menulis ulang, membaca, dan meampilkan karya-karya lama atau digunakan pula untuk mengarsipkan karya baru/karya-karya yang dibuat saat itu.

 

i)       Komunikasi Seni

Mata kuliah Komunikasi Seni adalah mata kuliah teori yang bertujuan memberikan bekal pengetahuan tentang  pengantar ilmu komunikasi. Pokok bahasan perkuliahan ini meliput Ruang Lingkup Komunikasi,  Sejarah Komunikasi, Dimensi dan Perspektif Ilmu Komunikasi, Komunikasi Efektif, Komunikasi Antar Budaya dan Strategi Komunikasi berdasarkan perspektif seni.

 

j)        Praktik Individu Waditra/ Sekar IV (Pilih Satu Konten), terdiri atas:

·         Sekar Kepesindenan  IV

Mata Kuliah ini merupakan aplikasi konsep sekar kepesindenan terhadap lagu-lagu bentuk lenyepan.

 

·         Sekar Cianjuran  IV

Praktik Mandiri Vokal Tembang Sunda Cianjuran mempelajari teknik dasar dongkari Wanda Papantunan, Jejemplangan, Dedegungan, dan Rarancagan.

 

·         Sekar Wanda Anyar  IV

Kawih Wanda Anyar adalah salah satu mata kuliah pilihan yang ada di jurusan karawitan ISBI Bandung, mata kuliah ini merupakan lanjutan dari mata kuliah praktik semester 3, dengan sebutan mata kuliah Praktik Karawitan Mandiri IV(Kawih Wanda Anyar). Kawih Wanda Anyar pada dasarnya mempelajari tentang teknik-teknik vokal pada lagu-lagu Wanda Anyar yang meliputi pada berbagai laras sep

 

·         Sekar Padalangan  IV

Mata kuliah sekar Pedalangan adalah mata kuliah praktik yang memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan  memainkan karawitan vokal  pedalangan Sunda.

 

·         Tiup Suling  IV

Merupakan lanjutan dari mata kuliah alat tiup III; Mempelajari teknik memainkan suling; Teknik oranamentasi, teknik ornamentasi gabungan, dan Teknik garap suling lubang enam dan lubang empat dalam repertoar lagu mamaos dan panambih tembang sunda cianjuran

 

·         Tiup Tarompet  IV

Merupakan lanjutan dari mata kuliah alat tiup III; Mempelajari teknik memainkan Tarompet; Teknik oranamentasi, teknik ornamentasi gabungan, dan Teknik garap Taromprt dalam repertoar lagu dasar, pada perangkat Kendang Penca.

 

·         Petik Cianjuran  IV

Mata Kuliah Petik Cianjuran mempelajari teknik dasar pasieupan, kemprangan, dan kait dalam bubuka, wanda dedegungan, wanda rarancagan, dan panambih.

 

·         Petik Kawih  IV

Mata Kuliah Petik Kawih mempelajari teknik petikan arransemen dalam lagu-lagu berlaras pelog/degung, madenda, dan salendro dengan berbagai surupan.

 

·         Gesek Rebab IV

Mempelajari tafsir garap ragam gesekan, tengkepan dan ornamentasi rebab, pada struktur garap embat opat wilet.

 

·         Tepuk Kendang IV

Mata kuliah ini merupakan aplikasi konsep menabuh kendang Sunda dalam perangkat Ketuk Tilu, Kiliningan, Wayang dan Tari Klasik.

 

·         Pukul Gambang IV

Mata Kuliah Alat Pukul III mempelajari aplikasi pola-pola tabuhan dasar gumekan dirangkep dan carukan pada lagu/gending embatlalamba dalam sejak kiliningan.

 

k)     Gamelan Wayang

Mata kuliah Gamelan Iringan Wayang adalah mata kuliah praktik yang memberikan bekal pengetahuan d

an dasar-dasar keterampilan memainkan waditra-waditra gamelan di dalam mengiringi pertunjukan wayang golek.

 

Semester V

a)      Minat Utama Pengkajian

(1)   Etnomusikologi II

Mata Kuliah ini membahas tentang musik dan budaya musik dari beberapa wilayah di dunia, meliputi wilayah Asia Timur, India, Oceania, Timur Tengah, Eropa Barat, Afrika, Amerika, dan Indonesia. Mata kuliah ini juga membahas pengetahuan tentang apa itu world musik.

 

(2)   Estetika

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang estetika. Adapun materi yang disajikan dalam perkuliahan meliputi, sejarah estetika, unsur-unsur estetika, pandangan atau pendapat estetika dari para ahli, bentuk dan jenis estetika, estetika Barat dan Timur, dsb.

 

(3)   Tata Pentas

Mata Kuliah Tata Teknik Pentas (TTP) bertujuan memberikan bekal Pengetahuan dan Keterampilan penataan Pementasan. Materi perkuliahan berisi tentang konsep-konsep dasar teknik penataan dan perancangan tata panggung, tata lampu, property, tata suara, dalam sebuah pertunjukan. Kegiatan kuliah meliputi tatap muka/perkuliahan teori, apresiasi, dan praktik perancangan/laboratorium. Evaluasi dilaksanakan melalui tes tertulis, tugas individu/kelompok, praktek laboratorium, presentasi perancangan, dan diskusi.

 

(4)   Organologi/Akustika II

Mata kuliah ini sebagai kelanjutan MK. Akustika/Organologi 1 memberikan kemampuan terhadap peserta didik tentang berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan instrumen musik, terutama mengenali instrumen yang menjadi pilihan masing-masing sesuai dengan pilihan praktik keahlian mahasiswa, teknik pembuatannya, berdasarkan kekayaan budaya serta fenomena kehidupan musik pada saat ini. Selain itu juga menjelaskan masalah akustika terapan dan penguatan bunyi pada gedung pertunjukan dan pertemuan, mampu menjelaskan perbaikan akustika terhadap kekurangan-kekurangan performance auditif dari ruang pertunjukan yang ada, mampu melakukan perekaman audio dari karya-karya seni sederhana.

 

(5)   Kapita Selekta I

Mata kuliah ini membahas beberapa bahan terpilih (kapita selekta) berkaitan dengan aspek hukum Badan Usaha (Berbadan Hukum dan Tidak Berbadan Hukum), perijinan Badan Usaha, Perpajakan Badan Usaha, Hak Cipta dan Ketenagakerjaan.

 

(6)   Kritik Seni I

Mata kuliah ini memfokuskan kajiannya pada prinsip-prinsip dasar kritik seni serta berupaya memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk melakukan diskusi-diskusi kritis melalui tulisan-tulisan artikel ilmiah yang dibuatnya secara perorangan.

 

 

(7)   Multimedia I

Mata Kuliah ini membahas tentang definisi, karakteristik, fungsi, penggunaan, dan pemanfaatan beberapa media (teks, gambar, audio, dan video) dalam menunjang materi presentasi.

 

b)     Minat Utama Penyajian

(1)   Sastra Lagu II

Mata kuliah Sastra Lagu II mempelajari bentuk sastra lagu dan simulasi menyusun sastra lagu.

 

(2)   Etnomusikologi II

Mata Kuliah ini membahas tentang musik dan budaya musik dari beberapa wilayah di dunia, meliputi wilayah Asia Timur, India, Oceania, Timur Tengah, Eropa Barat, Afrika, Amerika, dan Indonesia. Mata kuliah ini juga membahas pengetahuan tentang apa itu world musik.

 

(3)   Estetika

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang estetika. Adapun materi yang disajikan dalam perkuliahan meliputi, sejarah estetika, unsur-unsur estetika, pandangan atau pendapat estetika dari para ahli, bentuk dan jenis estetika, estetika Barat dan Timur, dsb.

 

(4)   Tata Pentas 

Mata Kuliah Tata Teknik Pentas (TTP) bertujuan memberikan bekal Pengetahuan dan Keterampilan penataan Pementasan. Materi perkuliahan berisi tentang konsep-konsep dasar teknik penataan dan perancangan tata panggung, tata lampu, property, tata suara, dalam sebuah pertunjukan. Kegiatan kuliah meliputi tatap muka/perkuliahan teori, apresiasi, dan praktik perancangan/laboratorium. Evaluasi dilaksanakan melalui tes tertulis, tugas individu/kelompok, praktek laboratorium, presentasi perancangan, dan diskusi.

 

(5)   Organologi/Akustika II

Mata kuliah ini sebagai kelanjutan MK. Akustika/Organologi 1 memberikan kemampuan terhadap peserta didik tentang berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan instrumen musik, terutama mengenali instrumen yang menjadi pilihan masing-masing sesuai dengan pilihan praktik keahlian mahasiswa, teknik pembuatannya, berdasarkan kekayaan budaya serta fenomena kehidupan musik pada saat ini. Selain itu juga menjelaskan masalah akustika terapan dan penguatan bunyi pada gedung pertunjukan dan pertemuan, mampu menjelaskan perbaikan akustika terhadap kekurangan-kekurangan performance auditif dari ruang pertunjukan yang ada, mampu melakukan perekaman audio dari karya-karya seni sederhana.

 

(6)   Aransemen

Aransemen (Arrangement) adalah suatu karya kreasi musik inovatif dimana objek materual gagasan musikalnya didasarkan pada karya repertoire dari berbagai jenis rumpun yang telah ada hidup dan berkembang di masyarakat. Pelakunya atau kreatornya dalam bahasa inggris disebut Arranger. Dalam kurikulum perkuliahan aransemen ini mahasiswa diberikan pengetahuan dan kemampuan baik praktek maupun teori dasar tentang gagasan pengembangan musik secara eksploratif terhadap unsur-unsur musikal dari objek materi repertoar musik yang telah ada dengan pendekatan ide-ide estetika berhaluan inovasi musik.

 

(7)   Multimedia I

Mata Kuliah ini membahas tentang definisi, karakteristik, fungsi, penggunaan, dan pemanfaatan beberapa media (teks, gambar, audio, dan video) dalam menunjang materi presentasi.

 

(8)   Kritik Seni I

Mata kuliah ini memfokuskan kajiannya pada prinsip-prinsip dasar kritik seni serta berupaya memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk melakukan diskusi-diskusi kritis melalui tulisan-tulisan artikel ilmiah yang dibuatnya secara perorangan.

 

(9)   Repertoar Pilihan I

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktik yang berkaitan dengan aplikasi materi-materi pada mata kuliah praktik individu terhadap suatu perangkat penyajian, berdasarkan pilihan mahasiswa.

 

 

(10)            Gamelan Degung II

Praktik Gamelan Degung II mempelajari tentang teknik dasar  menabuh gamelan Degung  Kreasi.

 

(11)            Gamelan Cirebon

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan serta praktik menabuh gamelan Cirebon dengan teknik mengiringi tari topeng gaya Slangit Cirebon yang diarahkan untuk menguasai tiga bentuk tarian, yaitu: Tari Tumenggung, Tari Rumyang, serta Tari Klana Gonjing.

 

 

c)      Minat Utama Penataan

(1)     Sastra Lagu II

       Mata kuliah Sastra Lagu II mempelajari bentuk sastra lagu dan simulasi menyusun sastra lagu.

 

(2)     Etnomusikologi II

       Mata Kuliah ini membahas tentang musik dan budaya musik dari beberapa wilayah di dunia, meliputi wilayah Asia Timur, India, Oceania, Timur Tengah, Eropa Barat, Afrika, Amerika, dan Indonesia. Mata kuliah ini juga membahas pengetahuan tentang apa itu world musik.

 

(3)     Estetika

       Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang estetika. Adapun materi yang disajikan dalam perkuliahan meliputi, sejarah estetika, unsur-unsur estetika, pandangan atau pendapat estetika dari para ahli, bentuk dan jenis estetika, estetika Barat dan Timur, dsb.

 

(4)     Tata Pentas

       Mata Kuliah Tata Teknik Pentas (TTP) bertujuan memberikan bekal Pengetahuan dan Keterampilan penataan Pementasan. Materi perkuliahan berisi tentang konsep-konsep dasar teknik penataan dan perancangan tata panggung, tata lampu, property, tata suara, dalam sebuah pertunjukan. Kegiatan kuliah meliputi tatap muka/perkuliahan teori, apresiasi, dan praktik perancangan/laboratorium. Evaluasi dilaksanakan melalui tes tertulis, tugas individu/kelompok, praktek laboratorium, presentasi perancangan, dan diskusi.

 

(5)     Organologi/Akustika II

Mata kuliah ini sebagai kelanjutan MK. Akustika/Organologi 1 memberikan kemampuan terhadap peserta didik tentang berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan instrumen musik, terutama mengenali instrumen yang menjadi pilihan masing-masing sesuai dengan pilihan praktik keahlian mahasiswa, teknik pembuatannya, berdasarkan kekayaan budaya serta fenomena kehidupan musik pada saat ini. Selain itu juga menjelaskan masalah akustika terapan dan penguatan bunyi pada gedung pertunjukan dan pertemuan, mampu menjelaskan perbaikan akustika terhadap kekurangan-kekurangan performance auditif dari ruang pertunjukan yang ada, mampu melakukan perekaman audio dari karya-karya seni sederhana.

 

(6)     Gamelan Degung II 

Praktik Gamelan Degung II mempelajari tentang teknik dasar  menabuh gamelan Degung  Kreasi.

 

(7)     Multimedia I 

Mata Kuliah ini membahas tentang definisi, karakteristik, fungsi, penggunaan, dan pemanfaatan beberapa media (teks, gambar, audio, dan video) dalam menunjang materi presentasi.

 

(8)     Kritik Seni I

       Mata kuliah ini memfokuskan kajiannya pada prinsip-prinsip dasar kritik seni serta berupaya memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk melakukan diskusi-diskusi kritis melalui tulisan-tulisan artikel ilmiah yang dibuatnya secara perorangan.

 

(9)     Praktik Karya Mandiri I

       Praktik Karya mandiri I merupakan mata kuliah minat penataan yang terfokus pada implementasi dasar dan pengembangan gagasan musikal diluar konteks estetika karya seni yang telah ada (trafitional) bersifat independen dan experimentatif tidak terikat oleh disiplin musik apapun.

      

(10) Gamelan Cirebon

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan serta praktik menabuh gamelan Cirebon dengan teknik mengiringi tari topeng gaya Slangit Cirebon yang diarahkan untuk menguasai tiga bentuk tarian, yaitu: Tari Tumenggung, Tari Rumyang, serta Tari Klana Gonjing.

 

(11) Aransemen

Aransemen (Arrangement) adalah suatu karya kreasi musik inovatif dimana objek materual gagasan musikalnya didasarkan pada karya repertoire dari berbagai jenis rumpun yang telah ada hidup dan berkembang di masyarakat. Pelakunya atau kreatornya dalam bahasa inggris disebut Arranger. Dalam kurikulum perkuliahan aransemen ini mahasiswa diberikan pengetahuan dan kemampuan baik praktek maupun teori dasar tentang gagasan pengembangan musik secara eksploratif terhadap unsur-unsur musikal dari objek materi repertoar musik yang telah ada dengan pendekatan ide-ide estetika berhaluan inovasi musik.

 

Semester VI

 

a)      Minat Utama Pengkajian

(1)     Gamelan Bali

       Mata kuliah Gamelan Bali memberikan pengetahuan teori dan pemahaman praktik tentang lagu pengilak dan lagu kreasi baru yg juga disebut jenis lagu Kekebyaran.

(2)     Kapita Selekta II

       Mata kuliah ini membahas beberapa bahan terpilih (kapita selekta) berkaitan dengan aspek dasar-dasar ilmu kepariwisataan, Indikasi Geografis, Tangible Heritage, Intangible Heritage dan Ekonomi Kreatif serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)  termasuk kebijakan-kebijakan terkini pemerintah pusat dan daerah di bidang-bidang tersebut  yang menunjang perkembangan seni dan budaya, dan karenanya mahasiswa diharapkan akan mampu pula menganalisa dan menjelaskan berbagai masalah yang berkaitan dengan kepariwisataan,Indikasi Geografis, Tangible Heritage, Intangible Heritage dan ekonomi kreatif.

(3)     Etnomusikologi III

       Mata kuliah Etnomusikologi III merupakan mata kuliah yang mempelajari teori dan praktik menganalisis musik (karawitan) secara tekstual dan kontekstual. Analisis tekstual merupakan penganalisisan terhadap aspek-aspek musikal. Sedangkan analisis kontekstual merupakan penganalisisan terhadap aspek-aspek non musikal.

(4)     Kritik Seni II

       Mata kuliah ini memfokuskan kajiannya pada prinsip-prinsip dasar kritik seni serta aplikasi yang dikerjakan oleh  para mahasiswa untuk melakukan diskusi-diskusi kritis melalui tulisan-tulisan artikel ilmiah yang dibuatnya secara perorangan.

(5)     Seminar I

      Mata Kuliah ini membahas pengetahuan tentang jenis-jenis, bentuk dan fungsi kegiatan seminar; metoda dan teknik presentasi; menulis abstrak dan laporan akhir dari kegiatan seminar individu yang dilakukan di dalam kelas; menyusun dan menyampaikan pertanyaan dalam seminar.

(6)     Literatur Karawitan I

Mata kuliah ini memelajari tentang dasar-dasar kajian sumber-sumber tertulis, yang berkaitan langsung dengan objek karawitan.

(7)     Metode Penelitian

Mata kuliah ini merupakan pengantar “metode penelitian” yang akan membahas tentang metode, prosedur dan teknik penelitian yang secara umum biasa dipergunakan dalam penelitian ilmu sosial dan ilmu natura. Penjelasan-penjelasan diarahkan untuk  memberikan bekal teori dan terapan kepada para mahasiswa dalam rangka memecahkan masalah penelitian dengan pendekatan ilmiah. Penekanan diberikan kepada pengertian tentang metode ilmiah serta hubungannya dengan desain dan metodologi dalam memecahkan masalah penelitian, jenis-jenis metode yang lazim dipergunakan serta teknik-teknik yang biasa dipergunakan dalam mengumpulkan dan menganalisa data.  Mata kuliah ini juga akan mencoba mengkaitkan setiap pokok bahasan dengan realita melalui berbagai contoh dalam berbagai kegiatan pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah.

(8)     Manajemen Produksi Seni I

Mata kuliah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap calon sarjana seni mengenai perkembangan ilmu manajemen, definisi manajemen, dan alasan manajemen dibutuhkan dalam aktivitas seni pertunjukan.

(9)     Multimedia II

      Mata kuliah ini membahas tentang metode atau cara pengolahan data teks dan gambar (foto), data audio serta data video untuk dapat digunakan dalam berbagai media, baik untuk kebutuhan pendidikan, sosial (blog, tweeter, instagram, youtube), maupun komersial. Pengolahan data-data menggunakan software sederhana (Hyperstudio, Windows Paint Program, Magix Audio, Movie Maker), dan memungkinkan untuk digunakan oleh semua mahasiswa.

(10) Gamelan Jawa

      Mata Kuliah Praktik Gamelan Jawa, pada dasarnya memberikan teknik-teknik tabuhan gamelan Jawa gaya Surakarta secara bersama-sama atau disebut Praktik Karawitan Bersama (PKB). Oleh karena itu, mahasiswa diarahkan untuk dapat menguasai teknik-teknik tabuhan dan terampil menabuh gamelan Jawa secara baik, bersih, dan benar secara konvensional, meliputi: pengertian, ruang lingkup gamelan Jawa, gaya/versi tabuhan, tata kerja dan ricikan gamelan, masyarakat pendukung beserta aspek-aspek yang berkaitan dengan gamelan Jawa gaya Surakarta.

(11) Penulisan Karya Ilmiah 

      Penulisan Karya Ilmiah (PKI) merupakan mata kuliah yang memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai dasar-dasar penulisan Karya Ilmiah. Secara garis besar mata kuliah ini meliputi Pengertian dan Paradigma dalam penulisan karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah, etika dalam penelitian dan penulisan karya ilmiah, sistematika karya ilmiah, pengutipan, penyusunan daftar pustaka, aspek kebahasaan, dan cara presentasi karya ilmiah.

 

b)     Minat Utama Penyajian

       

 

(1)      Manajemen Produksi Seni I 

       Mata kuliah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap calon sarjana seni mengenai perkembangan ilmu manajemen, definisi manajemen, dan alasan manajemen dibutuhkan dalam aktivitas seni pertunjukan.

(2)      Multimedia II

      Mata kuliah ini membahas tentang metode atau cara pengolahan data teks dan gambar (foto), data audio serta data video untuk dapat digunakan dalam berbagai media, baik untuk kebutuhan pendidikan, sosial (blog, tweeter, instagram, youtube), maupun komersial. Pengolahan data-data menggunakan software sederhana (Hyperstudio, Windows Paint Program, Magix Audio, Movie Maker), dan memungkinkan untuk digunakan oleh semua mahasiswa.

(3)      Gamelan Jawa

       Mata Kuliah Praktik Gamelan Jawa, pada dasarnya memberikan teknik-teknik tabuhan gamelan Jawa gaya Surakarta secara bersama-sama atau disebut Praktik Karawitan Bersama (PKB). Oleh karena itu, mahasiswa diarahkan untuk dapat menguasai teknik-teknik tabuhan dan terampil menabuh gamelan Jawa secara baik, bersih, dan benar secara konvensional, meliputi: pengertian, ruang lingkup gamelan Jawa, gaya/versi tabuhan, tata kerja dan ricikan gamelan, masyarakat pendukung beserta aspek-aspek yang berkaitan dengan gamelan Jawa gaya Surakarta.

 

(4)      Penulisan Karya Ilmiah

       Penulisan Karya Ilmiah (PKI) merupakan mata kuliah yang memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai dasar-dasar penulisan Karya Ilmiah. Secara garis besar mata kuliah ini meliputi Pengertian dan Paradigma dalam penulisan karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah, etika dalam penelitian dan penulisan karya ilmiah, sistematika karya ilmiah, pengutipan, penyusunan daftar pustaka, aspek kebahasaan, dan cara presentasi karya ilmiah.

 

(5)      Praktik Tata Pentas 

       Praktik tata pentas merupakan mata kuliah gabungan antara ilmu pengetahuan teori dan praktek yang mengajarkan prinsip-prinsip dasar tentang formulasi dan pemahaman tata ruang dan rancang bangun tata pentas. Mata kuliah ini penting diberikan kepada peserta didik sebagai penunjang dalam seni pertunjukan.

 

(6)      Repertoar Pilihan II

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktik yang berkaitan dengan aplikasi materi-materi pada mata kuliah praktik individu terhadap suatu perangkat penyajian, berdasarkan pilihan mahasiswa, sebagai lanjutan dari repertoar pilihan I.

 

           

c) Minat Utama Penataan

a.      Gamelan Bali 

Mata kuliah Gamelan Bali memberikan pengetahuan teori dan pemahaman praktik tentang lagu pengilak dan lagu kreasi baru yg juga disebut jenis lagu Kekebyaran.

b.      Seminar I 

Mata Kuliah ini membahas pengetahuan tentang jenis-jenis, bentuk dan fungsi kegiatan seminar; metoda dan teknik presentasi; menulis abstrak dan laporan akhir dari kegiatan seminar individu yang dilakukan di dalam kelas; menyusun dan menyampaikan pertanyaan dalam seminar.

 

c.        Metode Penelitian 

      Mata kuliah ini merupakan pengantar “metode penelitian” yang akan membahas tentang metode, prosedur dan teknik penelitian yang secara umum biasa dipergunakan dalam penelitian ilmu sosial dan ilmu natura. Penjelasan-penjelasan diarahkan untuk  memberikan bekal teori dan terapan kepada para mahasiswa dalam rangka memecahkan masalah penelitian dengan pendekatan ilmiah. Penekanan diberikan kepada pengertian tentang metode ilmiah serta hubungannya dengan desain dan metodologi dalam memecahkan masalah penelitian, jenis-jenis metode yang lazim dipergunakan serta teknik-teknik yang biasa dipergunakan dalam mengumpulkan dan menganalisa data.  Mata kuliah ini juga akan mencoba mengkaitkan setiap pokok bahasan dengan realita melalui berbagai contoh dalam berbagai kegiatan pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah.

(1)     Manajemen Produksi Seni I 

      Mata kuliah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap calon sarjana seni mengenai perkembangan ilmu manajemen, definisi manajemen, dan alasan manajemen dibutuhkan dalam aktivitas seni pertunjukan.

(2)     Multimedia II 

      Mata kuliah ini membahas tentang metode atau cara pengolahan data teks dan gambar (foto), data audio serta data video untuk dapat digunakan dalam berbagai media, baik untuk kebutuhan pendidikan, sosial (blog, tweeter, instagram, youtube), maupun komersial. Pengolahan data-data menggunakan software sederhana (Hyperstudio, Windows Paint Program, Magix Audio, Movie Maker), dan memungkinkan untuk digunakan oleh semua mahasiswa.

(3)     Gamelan Jawa 

      Mata Kuliah Praktik Gamelan Jawa, pada dasarnya memberikan teknik-teknik tabuhan gamelan Jawa gaya Surakarta secara bersama-sama atau disebut Praktik Karawitan Bersama (PKB). Oleh karena itu, mahasiswa diarahkan untuk dapat menguasai teknik-teknik tabuhan dan terampil menabuh gamelan Jawa secara baik, bersih, dan benar secara konvensional, meliputi: pengertian, ruang lingkup gamelan Jawa, gaya/versi tabuhan, tata kerja dan ricikan gamelan, masyarakat pendukung beserta aspek-aspek yang berkaitan dengan gamelan Jawa gaya Surakarta.

(4)     Penulisan Karya Ilmiah 

       Penulisan Karya Ilmiah   merupakan mata kuliah yang memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai dasar-dasar penulisan Karya Ilmiah. Secara garis besar mata kuliah ini meliputi Pengertian dan Paradigma dalam penulisan karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah, etika dalam penelitian dan penulisan karya ilmiah, sistematika karya ilmiah, pengutipan, penyusunan daftar pustaka, aspek kebahasaan, dan cara presentasi karya ilmiah.

(5)     Praktik Tata Pentas 

       Praktik tata pentas merupakan mata kuliah gabungan antara ilmu pengetahuan teori dan praktek yang mengajarkan prinsip-prinsip dasar tentang formulasi dan pemahaman tata ruang dan rancang bangun tata pentas. Mata kuliah ini penting diberikan kepada peserta didik sebagai penunjang dalam seni pertunjukan.

(6)     Praktik Karya Mandiri II 

       Mata kuliah lanjutan dari karya mandiri I, yang merupakan implementasi lanjutan dan pengembangan gagasan musikal lebih mendalam secara independen dan eksperimentatif serta tidak terikat dengan estetika dan disiplin karya musik yang telah ada sebelumnya.

 

 

 

 

 

Semester VII

 

a)   Minat Utama Pengkajian

(1)     KKN 

       Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada para mahasiswa tentang penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi (seni) di luar kampus.

(2)     Ilmu Bentuk & Analisa Karawitan 

Mata Kuliah ini merupakan mata kuliah teori untuk membekali mahasiswa dalam menggali dan menelaah konsepsi musikal dalam ranah karawitan.

(3)     Manajemen Produksi Seni II 

      Mata kuliah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap calon sarjana seni mengenai pengertian, konsep dasar, hakekat, proses manajemen dan strategi kewirausahaan, ide dan peluang wirausaha, fungsi dan peran kewirausahaan, karakteristik, kompetensi inti kewirausahaan, merintis usaha baru dan model pengembangan.  Mata kuliah ini juga akan mencoba mengkaitkan setiap pokok bahasan dengan realita melalui berbagai contoh dalam berwirausaha dibidang seni.

(4)     Metode Penelitian Lapangan 

Mata kuliah ini menekankan kepada aplikasi metode penelitian, berkaitan dengan fenomena-fenomena yang terdapat pada setiap objek di lapangan.

(5)     Seminar II 

      Mata Kuliah ini menekankan pada pembimbingan kepada mahasiswa akan penggunaan metode dan teknik presentasi yang diseminarkan; bagaimana menentukan poin-poin penting dalam mempersiapkan materi presentasi;  melakukan presentasi dengan topik yang dipilih mahasiswa (rencana topik TA). Adapun elemen-elemen yang harus dibahas dan dipresentasikah dalam seminar kelas adalah: (1) Judul; (2) Latar Belakang; (3) Rumusan Masalah; (4) Teori yang Digunakan; (5) Sistimatika Penulisan TA, dan (6) Daftar Pustaka. Mahasiswa dihadapkan dan dilibatkan langsung dengan kondisi seminar (presentasi, moderator, dan tanya jawab).

(6)     Literatur Karawitan II 

Mata kuliah ini memelajari tentang kajian sumber-sumber tertulis, yang berkaitan langsung dengan objek karawitan

 

b)   Minat Utama Penyajian

(1)     KKN

       Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada para mahasiswa tentang penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi (seni) di luar kampus.

 

(2)     Manajemen Produksi Seni II

Mata kuliah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap calon sarjana seni mengenai pengertian, konsep dasar, hakekat, proses manajemen dan strategi kewirausahaan, ide dan peluang wirausaha, fungsi dan peran kewirausahaan, karakteristik, kompetensi inti kewirausahaan, merintis usaha baru dan model pengembangan.  Mata kuliah ini juga akan mencoba mengkaitkan setiap pokok bahasan dengan realita melalui berbagai contoh dalam berwirausaha dibidang seni.

(3)     Penulisan Karya Seni

Mata Kuliah Metode Penulisan Karya Seni pada dasarnya mempelajari berbagai pengetahuan/teori dan metode penulisan dan pendeskripsian karya seni karawitan yang dipertunjukkan, baik karya yang bersifat tradisional maupun karya penciptaan baru.

 

(4)     Multimedia III

Mata Kuliah ini membahas tentang dunia teknologi informasi yang dapat diaplikasikan oleh mahasiswa dalam kegiatan sehari-hari. Dalam mata kuliah ini akan secara spesifik membahas tentang definisi internet, tata cara, etika, dan hukum-hukum berkaitan dengan penggunaan internet. Selain itu akan dibahas mengenai penggunaan Content Management System (CMS), proses instalasi, desain dan pembaruannya; dibahas pula tentang bagaimana cara mengambil, mengolah dan menggunakan data teks, gambar, dan audio video  sebagai konten dari website publik pribadi sesuai standar web. Gol dari mata kuliah ini adalah mahasiswa mengetahui dan dapat menggunakan internet dengan cara sehat; mahasiswa memiliki website pribadi yang kontennya selalu dibarukan dan disebar  luaskan kepada masyarakat.

(5)     Repertoar Pilihan III 

       Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktik yang berkaitan dengan aplikasi materi-materi pada mata kuliah praktik individu terhadap suatu perangkat penyajian, berdasarkan pilihan mahasiswa, sebagai lanjutan dari repertoar pilihan I dan II.

 

c)    Minat Utama Penataan

(1)     KKN

       Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada para mahasiswa tentang penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi (seni) di luar kampus.

(2)     Manajemen Produksi Seni II

      Mata kuliah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap calon sarjana seni mengenai pengertian, konsep dasar, hakekat, proses manajemen dan strategi kewirausahaan, ide dan peluang wirausaha, fungsi dan peran kewirausahaan, karakteristik, kompetensi inti kewirausahaan, merintis usaha baru dan model pengembangan.  Mata kuliah ini juga akan mencoba mengkaitkan setiap pokok bahasan dengan realita melalui berbagai contoh dalam berwirausaha dibidang seni.

(3)     Penulisan Karya Seni

       Mata kuliah ini berisi tentang refleksi hasil kerja kreatif ke dalam bentuk tulisan ilmiah dimulai proses awal gagasan hingga karya seni terwujud dan dipentaskan di depan publik. Penulisan karya cipta seni ini sangat penting untuk proses pembelajaran para kreator karena dapat menjadi salah satu tawaran dalam proses rasionalisasi kreativitas karya cipta seni musik.

(4)     Multimedia III

Mata Kuliah ini membahas tentang dunia teknologi informasi yang dapat diaplikasikan oleh mahasiswa dalam kegiatan sehari-hari. Dalam mata kuliah ini akan secara spesifik membahas tentang definisi internet, tata cara, etika, dan hukum-hukum berkaitan dengan penggunaan internet. Selain itu akan dibahas mengenai penggunaan Content Management System (CMS), proses instalasi, desain dan pembaruannya; dibahas pula tentang bagaimana cara mengambil, mengolah dan menggunakan data teks, gambar, dan audio video  sebagai konten dari website publik pribadi sesuai standar web. Gol dari mata kuliah ini adalah mahasiswa mengetahui dan dapat menggunakan internet dengan cara sehat; mahasiswa memiliki website pribadi yang kontennya selalu dibarukan dan disebar  luaskan kepada masyarakat.

(5)     Praktik Karya Mandiri III

       Praktik Karya Mandiri III (smstr 7) Merupakan pendalaman dan pengembangan kemampuan baik secara konseptual maupun praktikal mengenai kekaryaan musik dari bobot mata kuliah smt. 4, 5 dan 6 yang dipilih atas spesifikasi azas karya seni pilihan personal (karya aransemen atau karya mandiri) yang akan di jadikan topik projek karya seni untuk Tugas akhir.

 

3.    Prosedur Pengambilan Mata Kuliah

a.    Berdasarkan jenis mata kuliah

Dari 145 SKS yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa Jurusan Karawitan, terbagi menjadi tiga jenis mata kuliah, yaitu mata kuliah mandiri, mata kuliah berjenjang dan mata kuliah prasyarat, yang disebar ke dalam tujuh semester.

 

1)        Mata Kuliah Mandiri

Mata Kuliah Mandiri adalah jenis mata kuliah yang ditempuh hanya dalam satu semester, tanpa dilanjutkan dalam semester berikutnya. Adapun jenis Mata Kuliah Mandiri contohnya Pendidikan Agama.

 

2)        Mata Kuliah Berjenjang

Mata Kuliah Berjenjang adalah jenis mata kuliah yang ditempuh lebih dari satu semester, berdasarkan kepentingan tingkat kerumitan daya tempuh, yang terbagi menjadi tahap dasar, tahap pemahaman, tahap pematangan dan tahap aplikasi. Dalam satu mata kuliah, keempat tahap itu sedikitnya ditempuh dalam dua semester. Adapun jenis Mata Kuliah Berjenjang adalah mata kuliah berseri, di antaranya mata kuliah Praktik Individu. Contoh: Praktik Karawitan Individu I, II, III, IV.

Oleh karena Mata Kuliah Berjenjang berkaitan dengan tahapan-tahapan, maka proses penempuhannya mesti berurutan mulai dari tingkat terendah. 

 

3)        Mata Kuliah Prasyarat

Mata Kuliah Prasyarat adalah jenis mata kuliah baik mata kuliah tunggal maupun mata kuliah berjenjang yang menjadi prasyarat untuk mata kuliah lain di semester berikutnya, atau menjadi prasyarat Minat Tugas Akhir. Persyaratan Mata Kuliah Prasyarat adalah: Hanya Lulus, atau Lulus dengan mencapai standar nilai tertentu. Adapun jenis Mata Kuliah Prasyarat di antaranya:

a)        Mata Kuliah Bahasa Indonesia, mesti Lulus sebagai Prasyarat mengambil mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah, Seminar, Metlit, dan Penulisan Karya Ilmiah.

b)        Mata kuliah Etnomusikologi I mesti lulus dengan nilai minimal 3.5, sebagai prasyarat pemilihan minat utama Pengkajian.

c)        Teori Dasar Karawitan mesti lulus dengan batas nilai minimal 3.5, sebagai prasyarat pemilihan seluruh minat utama.

d)       Sistem Notasi IV mesti lulus dengan batas nilai minimal 3.5, sebagai prasyarat pemilihan seluruh minat utama.

e)        Mata Kuliah Praktik Individu mesti lulus dengan batas nilai minimal 3.6, sebagai prasyarat pemilihan minat Penyajian.

f)         Mata Kuliah Dasar-dasar Kreativitas mesti lulus dengan batas nilai minimal 3.6, sebagai prasyarat pemilihan minat Penataan.

g)        Mata Kuliah Dasar-dasar Musik Barat I dan II mesti lulus dengan batas nilai minimal 3.5, sebagai prasyarat pemilihan minat Penataan.

 

b.    Berdasarkan Prestasi

Bagi mahasiswa yang memiliki prestasi di atas rata-rata, terutama dalam mata kuliah praktik karawitan, dapat ditempuh dengan percepatan waktu melalui mekanisme Ujian Prioritas atau Semester Antara (SA). Mekanisme dan persyaratannya adalah sebagai berikut.

1)        Ujian Prioritas merupakan salah satu mekanisme percepatan menempuh suatu mata kuliah yang dilaksanakan dalam waktu perkuliahan regular, dengan ketentuan:

a)        Ujian Prioritas yang dilaksanakan dalam suatu semester, dapat berlaku untuk menempuh semester tersebut dan menempuh semester berikutnya.

b)        Ujian Prioritas dapat dilaksanakan setelah tiga pertemuan.

c)        Materi Ujian Prioritas sama dengan target capaian yang tertera dalam RPS.

d)       Nilai Ujian Prioritas sekurang-kurangnya mencapai nilai 3.6

e)        Pelaksanaannya dikelola oleh dosen pengampu.

 

 

4.      Daftar Nama Dosen Jurusan Seni Karawitan

NO

NAMA

NIP

E-MAIL/NO HP

1

Tarjo Sudarsono, S.Kar., M.Sn.

196111201989011001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08122447523

2

Dr. Suhendi Afryanto, S.Kar., M.M.

196207231986101001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 8156025863

3

Komarudin, S.Kar., M.M.

196105161986101001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08122436350

4

Dr. Endah Irawan, M.Hum.

196507161994021001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 081321865038

5

Ucu Mulya Santosa, S.Kar., M.Sn.

195810301988031002

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08122417114

6

Sunarto, S.Kar., M.Sn.

196010101989011001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp 081395303212

7

Dr. M. Yusuf Wiradiredja, M.Hum.

196004051987111001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 087825290882

8

Dr. Heri Herdini, M.Hum.

196610241996011001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 0818215455

9

Saryoto, S.Kar., M.Hum.

196310211990031002

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 082121652406

10

Caca Sopandi, S.Sen., M.Sn.

196503091990021002

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 0818212169

11

Oman Resmana, S.Kar., M.Sn.

195904031987031001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 081320640055

12

Drs. Timbul Subagya, M.Sn.

196311021992031001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08179494763

13

Mohamad Rudiana, S.Sen., M.Sn.

196505011992031016

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08174151965

14

Soleh, S.Sen., M.Sn.

196306071992021001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08996869892

15

Dedy Satya Hadianda, S.Sen., M.Sn.

196406011992031004

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 087732661257

16

Cecep Kusnendi, S.Kar., M.Sn.

196008081983031006

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 085559426904

17

Dra. Yupi Sundari, M.Si.

196102101999032001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08562116049

18

Indra Ridwan, M.Sn.,M.A., Ph.D.

196806091998031002

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 081223007771

19

Maspon Herizal, S.Sen., M.Sn.

196607231997031001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 08112230766

20

Dr. Lili Suparli, S.Sn., M.Sn.

196706201997031002

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 081223954084

21

Budi Kurniawan, S.H., M.Hum.

197309302005011001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 0817216299

22

Kari Mulyana, S.Sen., M.Sn.

196505261997031002

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 0895333832818

23

Masyuning, S.Sn., M.Sn.

197403062005012001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 081224736666

24

Asep Nugraha, S.Sn., M.Sn.

198007052008011021

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 081283584288

25

Mustika Iman Zakaria S, M.Sn.

198312092014041001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 085659607797

26

Nanang Jaenudin, S.Sn., M.Sn.

198910272018031001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 082214442127

27

Aloisia Yuliana Y.W., S.Sn., M.A.

197901162006042001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 082126931839

28

Nok Nasibah, S.Ag., M.Ag.

197408071999032001

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 089515345007

29

Rina Dewi Anggana, S.Sn., M.Sn.

198703062019032005

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 085603109996

30

Ai Siti Zenab, S.Pd., M.Pd.

198512202019032009

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hp. 082127668455

 

socialshare

share on facebook share on linkedin share on pinterest share on youtube share on twitter share on tumblr share on soceity6